Siapa Tahu Bermanfaat Buat Orang Lain

Visitor

Ads Here

Sunday, February 17, 2013

Sense of Belonging Itu Penting

Bisnis yang bisa bikin kaya itu banyak, tapi apakah semua yang melakukan bisnis tersebut berhasil? Banyak pebisnis MLM dan agen asuransi yang berhasil jadi kaya dalam waktu cepat. Tapi banyak pula di antara mereka yang gak berhasil sama sekali.

Banyak orang yang ikut seminar sukses yang berhasil berkat tips yang dia pelajari dari seminar tersebut. Tapi apakah semua pesertanya berhasil? Tidak sodara-sodara, yang gagal juga banyak.

Sebetulnya bukan bisnisnya atau seminarnya yang salah, karena metode bisnis atau kesuksesan yang diajarkan pasti sama untuk semua orang. Lalu kenapa masih gagal juga? Faktor nasib kah? Kurang usaha kah?

Bukan. Tapi salah satu penghambatnya adalah faktor "Sense of belonging", alias rasa memiliki. Dulu saya pernah gabung jadi agen asuransi karena diajak teman yang sudah sukses jadi kaya dari jualan asuransi. Sebetulnya itu bukan pertama kalinya saya ikutan bisnis semacam itu, dulu juga pernah jadi agen asuransi lainnya tapi gak berhasil.

Ketika itu, saya diperkenalkan pada para leader-leader asuransi yang akan membimbing agen-agen baru. Biasanya, di MLM atau asuransi lain saya akan disambut dan disanjung dengan kata-kata penyemangat, bahwa saya adalah calon orang sukses lah, calon orang besar lah, dan kata sambutan lain yang intinya untuk membuat saya betah dan semangat.

Tapi waktu itu ada yang berbeda, seorang leader yang diperkenalkan pada saya, entah apa jabatannya yang jelas sudah tinggi banget, dan orangnya pun sudah tua, memberikan kata sambutan yang lain dari pada yang lain. Kurang lebih dia berkata begini, "Saya kasih tahu satu hal saja, bisnis itu jangan karena ikut-ikutan."

JLEBB! Itu kata-kata telak banget buat saya. Ya, alasan saya gabung karena waktu itu saya lagi BU banget dan kebetulan ada temen yang ngajak gabung. Dan karena dia udah sukses, saya pun pengen sukses dan banyak duit kayak dia.

Tapi ketika dinasehatin seperti itu sama sang mastah leader tadi, saya jadi berpikir ulang dan akhirnya mengundurkan diri dari keagenan asuransi. Kenapa? Karena saya akui saya cuma ikut-ikutan dan tidak punya "Rasa memiliki" terhadap bisnis yang mau saya jalani tersebut.

Ya, bukan sekali dua kali saya gagal berbisnis. Bukan karena bisnisnya gak bagus, tapi karena saya gak merasa memiliki bisnis itu, gak merasa senang menjalankannya, saya cuma pengen duitnya aja. Jangankan dalam bisnis, dalam kerjaan pun begitu, dari dulu saya kerja kantoran cuma karena pengen gaji besar, tapi meskipun jadi kutu loncat yang pindah-pindah perusahaan, gak ada satupun pekerjaan yang bisa membuat saya betah.

Hingga saya resign pun saya mengalami kesulitan menemukan bisnis yang saya suka. Tapi akhirnya saya menemukan guru untuk belajar SEO, dan meskipun awalnya saya merasa SEO itu melelahkan, tetapi seiring perjalanan waktu dan bertemu mastah-mastah SEO lainnya, mulailah tumbuh rasa memiliki terhadap ilmu baru yang saya pelajari ini. Sehingga sekarang saya mulai enjoy ketika mengerjakan SEO. Bahkan sudah bisa buka Jasa SEO dan kursus SEO.

Dengan kata lain, dulu saya menderita saat menjalankan bisnis, tapi setelah berobat ke klinik Tong...ahh sudahlah...

Dalam bisnis pun intinya..."Pengendalian diri". Masih baaaanyak janda-janda cantik, eh...bisnis yang bisa dijalani dan nyaman untuk dijalankan. Jadi sebaiknya tidak memaksakan diri untuk menjalankan bisnis yang tak ada sense of belongingnya.

Untuk bisa menemukan sense of belonging, semua kembali lagi ke passion. Temukan passion Anda. Atau kalau belum ketemu, minimal lakukanlah bisnis yang Anda enjoy mengerjakannya.

Selamat menemukan bisnis sense of belonging :)

No comments: