SEO is dead! SEO udah gak ngefek! Begitulah kata orang-orang yang belakangan ini mengalami anjloknya web mereka dari Google, atau mereka yang mengalami kesulitan untuk naik ranking yang dirasa tidak secepat dulu lagi.
Benarkah faktanya demikian? Bagi saya pribadi, tidak ada yang berubah. Tetap seperti dulu, ada keyword yang naiknya mudah, tapi ada juga yang ngeyel gak naek-naek hehehe. Mungkin karena backlinknya kurang gizi atau kompetisinya terlalu tinggi tapi optimasinya pake cara yang terlalu standar.
Update algoritma Google setahu saya hanya akan berdampak signifikan pada web atau blog yang lebay optimasinya. Kalau sampai web atau blog Anda susah naik atau anjlok drastis peringkatnya, maka masalahnya cuma dua: Antara kontennya bermasalah, atau backlinknya bermasalah. Dari dulu ya itu-itu juga penyebab anjloknya rangking hingga web masuk karung pasir (sandbox), dan yang lebih parah deindex. Jadi sebelum menyalahkan Mbah Gugel tentang merosotnya peringkat web atau blog Anda, cobalah introspeksi diri dulu, ke-lebay-an apa yang sudah Anda lakukan sampe Mbah Gugel ngamuk dan nendang web atau blog Anda dari lapangan.
Rasanya sudah berkali-kali saya mendengar istilah SEO is dead ini. Tetapi sampai sekarang faktanya SEO tetap eksis. SEO masih hidup, dan Jasa SEO pun masih bertebaran di mana-mana.
Intinya selama search engine masih menggunakan keyword sebagai barometer pencarian, maka SEO belum akan mati. Lagipula mana ada pencarian di search engine yang bisa dilakukan tanpa mengetikkan keyword? Kecuali kalo nanti pencarian di Google bisa dilakukan dengan cara niup layar komputer doang, baru deh saya gulung tikar dan buka jasa jaga lilin.
Faktanya dari dulu sampai sekarang basic SEO masih tetap sama, riset keyword yang tepat, on page optimization yang optimal, dan nyepam...eh, ngebacklink yang aman. Dari sisi backlink, cuma caranya saja yang berubah, tapi backlink masih menjadi faktor yang diperhitungkan untuk bisa meranking di Google.
Dengan kata lain, SEO is not dead, SEO is evolving. Pertanyaannya adalah...are you evolving too? Atau cuma ngandelin tehnik lama yang udah gak aman dengan cara nyepam sembarangan?
SEO is constant change, meskipun perubahannya gak drastis-drastis amat, tapi kita juga harus tetap berkembang. Sampai kapan? Sampai akhir hayat atau sampai Anda nyerah pake SEO wkwkwk.
Tapi kabar gembiranya, buat Anda yang sejak jaman batu sampe sekarang tetap mementingkan konten berkualitas, Anda boleh lega, karena Anda sudah pake SEO syariah yang aman dan gak akan terancam sama update Google sedahsyat apapun.
SEO is not all about backlink, backlink is not everything in SEO, backlink cuma salah satu bagian dari SEO yang bisa dipake atau tidak, tergantung tingkat kesulitan keyword yang dioptimasi.
Benarkah faktanya demikian? Bagi saya pribadi, tidak ada yang berubah. Tetap seperti dulu, ada keyword yang naiknya mudah, tapi ada juga yang ngeyel gak naek-naek hehehe. Mungkin karena backlinknya kurang gizi atau kompetisinya terlalu tinggi tapi optimasinya pake cara yang terlalu standar.
Update algoritma Google setahu saya hanya akan berdampak signifikan pada web atau blog yang lebay optimasinya. Kalau sampai web atau blog Anda susah naik atau anjlok drastis peringkatnya, maka masalahnya cuma dua: Antara kontennya bermasalah, atau backlinknya bermasalah. Dari dulu ya itu-itu juga penyebab anjloknya rangking hingga web masuk karung pasir (sandbox), dan yang lebih parah deindex. Jadi sebelum menyalahkan Mbah Gugel tentang merosotnya peringkat web atau blog Anda, cobalah introspeksi diri dulu, ke-lebay-an apa yang sudah Anda lakukan sampe Mbah Gugel ngamuk dan nendang web atau blog Anda dari lapangan.
Rasanya sudah berkali-kali saya mendengar istilah SEO is dead ini. Tetapi sampai sekarang faktanya SEO tetap eksis. SEO masih hidup, dan Jasa SEO pun masih bertebaran di mana-mana.
Intinya selama search engine masih menggunakan keyword sebagai barometer pencarian, maka SEO belum akan mati. Lagipula mana ada pencarian di search engine yang bisa dilakukan tanpa mengetikkan keyword? Kecuali kalo nanti pencarian di Google bisa dilakukan dengan cara niup layar komputer doang, baru deh saya gulung tikar dan buka jasa jaga lilin.
Faktanya dari dulu sampai sekarang basic SEO masih tetap sama, riset keyword yang tepat, on page optimization yang optimal, dan nyepam...eh, ngebacklink yang aman. Dari sisi backlink, cuma caranya saja yang berubah, tapi backlink masih menjadi faktor yang diperhitungkan untuk bisa meranking di Google.
Dengan kata lain, SEO is not dead, SEO is evolving. Pertanyaannya adalah...are you evolving too? Atau cuma ngandelin tehnik lama yang udah gak aman dengan cara nyepam sembarangan?
SEO is constant change, meskipun perubahannya gak drastis-drastis amat, tapi kita juga harus tetap berkembang. Sampai kapan? Sampai akhir hayat atau sampai Anda nyerah pake SEO wkwkwk.
Tapi kabar gembiranya, buat Anda yang sejak jaman batu sampe sekarang tetap mementingkan konten berkualitas, Anda boleh lega, karena Anda sudah pake SEO syariah yang aman dan gak akan terancam sama update Google sedahsyat apapun.
SEO is not all about backlink, backlink is not everything in SEO, backlink cuma salah satu bagian dari SEO yang bisa dipake atau tidak, tergantung tingkat kesulitan keyword yang dioptimasi.

No comments:
Post a Comment