Kalau ditanya bisnis apa yang tak akan pernah mati, maka umumnya orang akan menjawab bisnis kuliner, properti, dan kebutuhan sehari-hari. Tapi menurut saya ada satu lagi, yaitu bisnis jasa.
Yup, bisnis jasa akan selalu dibutuhkan, karena tidak semua orang bisa atau mampu mengerjakan sesuatu, tidak semua orang punya waktu untuk mengerjakan sesuatu, dan tidak semua orang mau mengerjakan sesuatu.
Dua faktor yang terakhir mengindikasikan bahwa orang tersebut sebenarnya bisa, mampu, dan memiliki skill yang dibutuhkan untuk melakukan sesuatu hal tersebut. Tapi karena terlalu sibuk atau terlalu malas, maka mereka tak melakukannya. Karena itu mereka memilih untuk mendelegasikan pekerjaan tersebut pada orang lain, dalam hal ini layanan jasa.
Contoh paling gampang di dunia bisnis online adalah, berapa banyak orang yang bisa membuat website sendiri tapi malah mempercayakan pembuatan websitenya pada jasa pembuatan web?
Berapa banyak pebisnis online yang sebenarnya jago menulis artikel tapi malah membayar orang untuk membuat artikel untuk websitenya?
Alasannya tentu saja untuk efisiensi serta efektifitas waktu dan tenaga, agar dia bisa berfokus pada hal lain, misalnya mengembangkan bisnisnya.
Saya sendiri meskipun suka menulis di blog ini, tapi saya membayar orang untuk membuat artikel untuk blog jualan saya yang lain. Bukan berarti saya tidak bisa menulis artikel tentang produk tersebut, karena bisa dibilang jaman sekarang menulis artikel itu mudah dan ada triknya bahkan meskipun Anda merasa tidak mampu menulis.
Efisiensi lah yang menjadi alasan saya, karena saya saat ini lebih suka berfokus pada layanan jasa SEO, dan juga mengajar privat SEO. Sedangkan jualan online sejauh ini cuma nyambi saja hehehe.
Ah, bilang aja males nulis, pake alasan efisiensi segala wkwkwkwk. (Ssst...berisik! Jangan bocorin rahasia dong).
Cukup banyak loh orang yang menggunakan layanan jasa karena malas mengerjakannya meskipun mereka sebenarnya mampu. Maka benarlah kata seorang sahabat saya, "Di mana ada orang malas, di situ ada duit". Orang malas adalah salah satu sumber ladang duit bagi penyedia layanan jasa, dan orang-orang seperti itu akan selalu ada. Karena itu manfaatkanlah keberadaan mereka, tentu saja carilah klien orang malas yang berduit, jangan yang boke atau pelit hehehe.
Satu tips saja ketika kita mendapatkan klien seperti ini sebaiknya kita tidak sok pintar dan sok menasehati, karena pada dasarnya mereka juga menguasai ilmu yang kita jual sebagai layanan jasa, bahkan mungkin mereka sebenarnya lebih jago. Sebaliknya, dengarkan apa yang mereka minta, dan jadikan mereka sebagai teman diskusi, berikan saran jika diminta, atau berikanlah saran dengan cara yang tidak langsung agar tidak terkesan sok pintar, misalnya dengan cara meminta pendapat tentang metode yang akan Anda lakukan.
Tapi juga jangan sampai minder dengan klien seperti itu, bahkan meskipun seandainya mereka jauh lebih jago dan lebih pintar, kita harus tetap pede dan menunjukkan bahwa kita layak dipercaya serta memiliki kapasitas yang mumpuni sebagai penyedia layanan jasa.
Kesimpulannya, orang malas itu banyak. Jadi, mari kita cari duit dari orang-orang malas yang berduit tapi tidak pelit :D
Yup, bisnis jasa akan selalu dibutuhkan, karena tidak semua orang bisa atau mampu mengerjakan sesuatu, tidak semua orang punya waktu untuk mengerjakan sesuatu, dan tidak semua orang mau mengerjakan sesuatu.
Dua faktor yang terakhir mengindikasikan bahwa orang tersebut sebenarnya bisa, mampu, dan memiliki skill yang dibutuhkan untuk melakukan sesuatu hal tersebut. Tapi karena terlalu sibuk atau terlalu malas, maka mereka tak melakukannya. Karena itu mereka memilih untuk mendelegasikan pekerjaan tersebut pada orang lain, dalam hal ini layanan jasa.
Contoh paling gampang di dunia bisnis online adalah, berapa banyak orang yang bisa membuat website sendiri tapi malah mempercayakan pembuatan websitenya pada jasa pembuatan web?
Berapa banyak pebisnis online yang sebenarnya jago menulis artikel tapi malah membayar orang untuk membuat artikel untuk websitenya?
Alasannya tentu saja untuk efisiensi serta efektifitas waktu dan tenaga, agar dia bisa berfokus pada hal lain, misalnya mengembangkan bisnisnya.
Saya sendiri meskipun suka menulis di blog ini, tapi saya membayar orang untuk membuat artikel untuk blog jualan saya yang lain. Bukan berarti saya tidak bisa menulis artikel tentang produk tersebut, karena bisa dibilang jaman sekarang menulis artikel itu mudah dan ada triknya bahkan meskipun Anda merasa tidak mampu menulis.
Efisiensi lah yang menjadi alasan saya, karena saya saat ini lebih suka berfokus pada layanan jasa SEO, dan juga mengajar privat SEO. Sedangkan jualan online sejauh ini cuma nyambi saja hehehe.
Ah, bilang aja males nulis, pake alasan efisiensi segala wkwkwkwk. (Ssst...berisik! Jangan bocorin rahasia dong).
Cukup banyak loh orang yang menggunakan layanan jasa karena malas mengerjakannya meskipun mereka sebenarnya mampu. Maka benarlah kata seorang sahabat saya, "Di mana ada orang malas, di situ ada duit". Orang malas adalah salah satu sumber ladang duit bagi penyedia layanan jasa, dan orang-orang seperti itu akan selalu ada. Karena itu manfaatkanlah keberadaan mereka, tentu saja carilah klien orang malas yang berduit, jangan yang boke atau pelit hehehe.
Satu tips saja ketika kita mendapatkan klien seperti ini sebaiknya kita tidak sok pintar dan sok menasehati, karena pada dasarnya mereka juga menguasai ilmu yang kita jual sebagai layanan jasa, bahkan mungkin mereka sebenarnya lebih jago. Sebaliknya, dengarkan apa yang mereka minta, dan jadikan mereka sebagai teman diskusi, berikan saran jika diminta, atau berikanlah saran dengan cara yang tidak langsung agar tidak terkesan sok pintar, misalnya dengan cara meminta pendapat tentang metode yang akan Anda lakukan.
Tapi juga jangan sampai minder dengan klien seperti itu, bahkan meskipun seandainya mereka jauh lebih jago dan lebih pintar, kita harus tetap pede dan menunjukkan bahwa kita layak dipercaya serta memiliki kapasitas yang mumpuni sebagai penyedia layanan jasa.
Kesimpulannya, orang malas itu banyak. Jadi, mari kita cari duit dari orang-orang malas yang berduit tapi tidak pelit :D
No comments:
Post a Comment