Siapa Tahu Bermanfaat Buat Orang Lain

Visitor

Ads Here

Tuesday, March 26, 2013

Artikel Yang SEO Friendly

membuat artikel seo
Dalam hal membuat artikel untuk keperluan SEO pun para master berbeda pendapat. Ada yang bilang harus mengulang keyword beberapa kali dalam artikel, gunakan heading tag H1, H2, H3,  tapi ada juga yang bilang gak usah pusingkan soal keyword dan heading tag, tulislah senatural mungkin, mengalir saja sesuai apa yang muncul di kepala.

Dengan kata lain, secara umum ada artikel yang SEO friendly tapi gak human friendly, dan ada yang human friendly tapi kurang SEO friendly.

Artikel yang SEO friendly tapi gak human friendly adalah artikel yang dibuat untuk dibaca robot Google yang tidak mempedulikan pembaca manusia, tapi hanya mengejar persyaratan untuk SEO. Tata bahasanya berantakan dan tidak enak dibaca. Artikel tipe seperti ini bisa ditemui di banyak blog bahkan web yang digarap profesional. Bahkan ada yang artikelnya kelihatan banget hasil terjemahan Google translate. Memusingkan dibacanya tapi memenuhi syarat secara kaidah SEO, terutama dalam hal penempatan keyword dan penggunaan heading tag.

Sebaliknya, ada artikel yang lebih mementingkan pembaca, tulisannya sangat rapi dan enak dibaca serta informatif, tulisannya sangat natural dan tidak asal tulis. Tapi secara kaidah SEO kurang SEO Friendly. Blog atau web seperti ini pemiliknya pasti sangat peduli untuk menyampaikan informasi secara baik dan benar.

Mana yang paling efektif? Dalam konteks jualan online sih, selama dua-duanya menghasilkan uang ya dua-duanya efektif. Kecuali dalam hal menyampaikan informasi, lebih baik gunakan tulisan sendiri tanpa perlu memusingkan kaidah SEO. Karena terbukti pula banyak blog atau web yang berisi artikel yang tidak memperhatikan faktor SEO justru malah bisa muncul menjadi nomor satu di Google melalui pencarian kata kunci tertentu.

Saya pribadi cenderung menggabungkan keduanya, mungkin masuknya kategori semi natural, karena saya masih lebih sering mengutamakan memasukkan keyword di paragraf awal dan akhir, meskipun kadang gak dipaksakan untuk selalu ada di posisi tertentu. Untuk heading tag pun saya seringkali gak terlalu peduli, karena kalau sudah asyik nulis mah saya cenderung ikutin mood dan terlupakanlah kaidah-kaidah SEO.

Menulis artikel SEO Friendly atau natural menurut saya disesuaikan saja dengan tujuan Anda menulis. Apakah untuk jualan? Atau untuk berbagi informasi? Atau jualan sekaligus berbagi informasi? Kalau jualan produk yang menarik, saya rasa tidak butuh begitu banyak tulisan, karena gambar sudah mewakili, paling-paling Anda hanya perlu menulis deskripsi produk yang diselipin keyword, itu sudah cukup. Seperti salah satu blog saya yang berisi kurang dari 10 artikel dan postingannya hanya memuat gambar yang disertai deskripsi singkat tapi mengandung keyword. Blog tersebut sampai hari ini masih bertengger di posisi pertamax Google padahal sudah lama terlantar karena sudah berhenti jualan akibat suppliernya bermasalah, ahik...ahik...

Kesimpulannya, gak masalah Anda mau nulis artikel yang SEO Friendly atau Human friendly. Yang jadi masalah adalah ketika Anda gak nulis-nulis sehingga gak jualan-jualan hehehe. Jadi, mulailah menulis sekarang juga. Cemungudh kakaaa...!

Eaaa....

1 comment:

Hasriyani muting said...

Hehehe....motifnya mantapp! Penuh motifasi. Jadi tidak patah patah buluh bambu! patah satu, kapok! karena mahu patah lagi! tidak kuat! keras buluh bambu mas broo... hehee...

Ya. Sebicara orang yang kurang paham, sedikit saya mulai memahami. Jadi maksudnya harus karya sendiri dan pantas dibaca publik.
Okei deh! Terima kasih dan Salam Kompak.